…ruang pewartaan

…….kompilasi berita terhangat

Sarah Palin: Obama Kini Menyesal Tidak Pilih Hillary

Jakarta – Cawapres Partai Republik, Sarah Palin memuji-muji Hillary Clinton, bekas rival capres AS, Barack Obama. Bahkan menurut Palin, Obama menyesal tidak memilih Hillary sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden AS, November mendatang.

“Saya pikir dia (Obama) sekarang menyesal tidak memilihnya,” kata wanita cantik itu kepada ABC News seperti dilansir News.com.au, Sabtu (13/9/2008).

Palin memuji tekad, ketangguhan dan bahkan keanggunan Hillary selama pertarungan sengitnya melawan Obama dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.

Dalam wawancara dengan ABC News tersebut, Palin mengulang penolakannya atas hak-hak aborsi. Sikapnya ini sedikit berbeda dengan pasangannya, capres Partai Republik, John McCain.

McCain memang menentang aborsi namun mendukung aborsi dalam kasus pemerkosaan atau incest. Sedangkan Palin sama sekali tak punya pengecualian atas sikap anti-aborsinya.

Namun Palin menolak mengatakan apakah menurutnya homoseksualitas merupakan orientasi atau pilihan. “Saya bukan orang untuk menilai itu,” jawab Palin.

Sejak masuk ke kubu McCain, Sarah berhasil mendongkrak popularitas McCain. Kemunculan gubernur Alaska itu juga telah mendatangkan kucuran dana segar yang mengalir deras ke kubu kampanye Republik.

sumber: Detik.COm

September 13, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Lifestyle | , , , , , | Belum Ada Tanggapan

Demam Sarah Palin Bikin Wig, Sepatu & Kacamata Laku Keras

Washington – Sarah Palin telah memberikan pengaruh kuat pada gaya sebagian wanita AS. Buktinya, demam Sarah Palin telah mendorong peningkatan penjualan wig (rambut palsu), sepatu dan kacamata. Para wanita ingin berpenampilan mirip cawapres Partai Republik yang cantik itu.

Saat berpidato di konvensi nasional Partai Republik, Palin tampil dengan memakai kacamatanya dan mengikat sebagian rambutnya ke belakang. Penampitai Republiklannya itu menimbulkan tudingan bahwa ibu lima anak itu ingin dianggap serius dalam konvensi.

Namun apapun motifnya, gaya Palin terbukti sangat populer di kalangan wanita AS. Penjualan asesoris yang dikenakan Palin melonjak. Bahkan para penata rambut dan penjual wig mengaku kebanjiran permintaan dari kaum wanita yang ingin terlihat seperti Palin.

John Barrett, penata rambut kelas atas di New York, mengaku dalam seminggu terakhir telah menata rambut lima pelanggannya mirip seperti gaya rambut Palin.

“Orang-orang memintanya, gaya rambutnya memperlihatkan tulang pipi,” katanya kepada Wall Street Journal seperti dilansir Telegraph, Sabtu (13/9/2008).

Italee Optics, distributor AS untuk kacamata Palin buatan Kazuo Kawasaki juga kewalahan menerima pesanan kacamata yang dikenakan Palin. Optik tersebut telah kehabisan pasokan setelah permintaan melonjak berkali-kali lipat sejak konvensi Republik.

Bahkan di internet sedang ramai spekulasi mengenai merek lipstik yang dikenakan Palin saat berpidato di konvensi Republik.

Melihat tren ini, sejumlah pakar busana memperkirakan gaya Palin bisa menyamai pengaruh yang ditimbulkan Jacqueline Kennedy lewat topi-topinya pada tahun 1960-an.

sumber: Detik.com

September 13, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Lifestyle | , , , , , , , | Belum Ada Tanggapan

Obama Klaim Rambah Daerah Republik

CHICAGO, SENIN – Dengan sisa 100 hari, kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama mengklaim telah memperluas wilayah dukungannya dalam melawan John McCain dari Partai Republik. Ia menyebut wilayah itu tidak hanya di selatan dan barat laut, tetapi juga di Montana dan North Dakota.

“Memang, itu tidak berarti kita akan menang di negara bagian itu, tetapi setidaknya kita bisa melawan dan memberi sesuatu untuk dipilih,” kata Obama dalam sebuah wawancara di atas pesawat kampanyenya, Minggu (27/7) atau Senin (28/7) waktu Indonesia.

“Virginia, North Carolina dan Georgia adalah negara bagian tempat kita bisa bersaing,” katanya. Ia menambahkan, persaingan keras juga akan terjadi di New Mexico, Colorado dan Nevada.

“Kami punya peta besar untuk dimainkan. Itu bukan kebetulan. Seperti kami katakan di awal kampanye, satu peluang yang ingin kami buat adalah membongkar pemisahan negara bagian merah-biru dan mendatangi tempat-tempat yang mungkin tak seorang pun mau untuk mencari peluang,” kata Obama.

Memang secara nasional, Obama sedikit mengungguli McCain, namun jabatan presiden direbut atas kemenangan di tingkat negara bagian. Sejumlah negara bagian yang disebut Obama di atas telah memberikan suaranya untuk George W Bush selama dua kali kemenangan. Minimal 270 elektoral diperlukan untuk merebut Gedung Putih.

Sebelum meninggalkan Eropa Sabtu (26/7), Obama mengatakan kepada wartawan bahwa ia mungkin akan sedikit kalah dalam jajak pendapat karena lebih dari sepekan bepergian ke luar negeri. Ia pun sempat mengatakan akan segera mengalihkan isu kampanye ke persoalan ekonomi dan masalah-masalah domestik lainnya.

Setelah istirahat sejenak usai tur ke medan perang, Obama akan melanjutkan kampanyenya pekan ini di Missouri dan Iowa serta mengumpulkan dana lagi di Texas. Meski Konvensi Nasional Demokrat tinggal sebulan, Obama masih menyembunyikan rencananya soal siapa yang akan menemaninya sebagai wakil presiden. “Saya tidak akan membicarakan itu,” katanya.

Namun, dalam sebuah wawancara dengan NBC, Obama berbicara sedikit lebih luas. “Saya ingin orang yang dengannya saya merasa nyaman, yang bisa bekerja sama, bisa berbagi visi, bisa melengkapi saya,” kata Obama.

sumber: Kompas.Com

Juli 28, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Uncategorized | , , , , | Belum Ada Tanggapan