…ruang pewartaan

…….kompilasi berita terhangat

Perbuatan Mesum Guru Terhadap Siswi (Kembali) Terjadi di Manado

Siswi Madrasah Digauli Oknum Guru Agamanya di Kamar Hotel
Terjadi berulang kali, Korban diancam dibunuh dan dilarang bergaul dengan lelaki lain.

Manado-Seorang siswi salah satu madrasah yang terletak di Kecamatan Tuminting Manado, sebut saja Mawar, digauli oknum guru agamanya yang berinisial AS. Bahkan, korban yang baru berusia 16 tahun ini mengaku telah berulang kali diperkosa lelaki beristri yang bergelar sarjana agama itu, di sejumlah hotel melati di Manado.

Akibat laporan pemerkosaan itu, lelaki AS diamankan di Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08). Dan Rabu (27/08) kemarin, sekitar pukul 12.00wita, AS dijemput polisi dan digelandang ke Mapoltabes Manado. Hingga tadi malam, sekitar pukul 19.00wita, guru agama itu masih diperiksa di Unit RPK Satuan Reskrim Poltabes Manado.

Wakapoltabes Manado, AKBP Hendra Supriatna, ketika dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, lelaki AS dan korban Mawar sementara dimintai keterangan oleh penyidik. Karena dugaan aksinya itu, kata Wakapoltabes, AS diancam dengan KUHP pasal 289 dan 290 dengan ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun.

Sementara itu, dari informasi yang dirangkum METRO di Mapoltabes Manado, korban pertama kali diperkosa pada tanggal 31 Desember 2007 silam. Korban yang diketahui warga salah satu kelurahan di Kecamatan Malendeng Manado itu, dilaporkan digauli secara paksa di bawah ancaman.

Peristiwa itu terjadi di Hotel Mitra yang terletak di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Manado. Di salah satu kamar, korban-sebagai anak didik yang seharusnya diajar dengan norma-norma kesusilaanmalah-digarap secara tak senonoh. Sumber menyebutkan, aksi itu berjalan mulus setelah tersangka mengelabui korban dengan alasan akan mengajaknya untuk urusan sekolah. Tanpa diduga, korban malah di giring ke Hotel Mitra dan diperkosa di bawah ancaman akan dibunuh.

Perbuatan terlarang itu, rupanya tak redup di situ saja. Di waktu-waktu berikutnya, tersangka terus menyetubuhi korban di sejumlah hotel melati di Kota Manado. Setiap beraksi, tersangka selalu mengancam korban agar tidak membocorkan hal itu kepada orang lain.

Tak hanya itu, korban mengaku dilarang oleh AS untuk bergaul dengan lelaki lain. Jika diketahui korban bergaul dengan lelaki lain, Mawar pun dicekik dan kembali diancam untuk dibunuh.

Peristiwa ini akhirnya terbongkar ketika orang tua korban datan mengunjungi anaknya yang tinggal di asrama madrasah tersebut. Perilaku korban telah berubah. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku telah berulang kali diperkosa oleh guru agamanya. Sontak saja, pengakuan korban ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08) lalu, kasus ini telah selanjutnya ditangani Poltabes Manado.

Suber: Harian Metro Manado (28/08/2008)

..komen dikit: Ada ga ya video mesumnya? Siapa tahu saja si pak guru sempat kepikiran membuat videonya…:-)

Agustus 29, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , , , , | & Komentar

Puluhan PSK Terjaring Razia

Sukabumi: Puluhan pekerja seks komersial dan pasangan mesum terjaring operasi yang digelar Kepolisian Resor Kota Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini. Dua wanita yang terjaring berupaya berkelit saat ditangkap. Namun, polisi tetap menangkap mereka karena tidak memiliki kartu identitas.

Operasi ini sengaja digelar menjelang Ramadan untuk menekan maraknya penyakit masyarakat. Selain menjaring belasan PSK, polisi juga menangkap pasangan lain jenis yang tidak memiliki surat nikah dari sejumlah hotel kelas melati di kawasan Bhayangkara dan Salabintana. Para wanita yang terbukti sebagai wanita penghibur didata dan dikirim ke panti sosial Cibadak.

sumber: Liputan6.com

Agustus 21, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , , | No Comments Yet

Video Syur Pelajar SMU Menggoyang Probolinggo

Probolinggo-Video mesum berdurasi 36 detik yang diduga diperankan siswa-siswi SMAN IV Kota Probolinggo memang masih dalam penyelidikan jajaran Polresta Probolinggo.

Data resmi seputar hasil penyelidikan Kepolisian pun sampai kini belum dibeber. Akibatnya, tak sedikit dari wartawan media cetak maupun elektronik yang mengaku masih belum mendapat data A1 (valid dan pasti) terkait latar belakang pelaku maupun dimana alamat para pemeran video mesum itu.

Singkat cerita, keberadaan kedua pemain video mesum itu pun hingga kini masih kabur. Bahkan upaya penyembunyian identitas pelaku.

Kepala Sekolah SMAN IV, Abdullah, sempat bungkam saat ditanya wartawan tentang keberadaan maupun alamat kedua pelaku. Abdullah hanya membenarkan jika kedua palaku tersebut adalah anak didiknya.

“Kalau alamatnya saya lupa, Mas,” katanya seraya tampak tak ingin melanjutkan perbincangan dengan wartawan.

Di lain pihak, sejumlah siswa SMAN IV menyatakan, telah mendengar kabar jika kedua pelaku video mesum itu telah melanjutkan kuliah ke luar kota. “Kalau tak salah, kabarnya yang laki-laki ada di Surabaya. Sepertinya kuliah di sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Sedang yang perempuan kabarnya ada di Bandung, Mas,” kata Menik, siswi SMAN IV dibenarkan Lia, Nining, dan Dona, Senin (4/8/2008) siang.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Probolinggo, AKP Hadi Prayitno, menyatakan, sampai saat ini masih mendalami hasil penyelidikan terkait kasus ini. “Nanti saja hasilnya kita sampaikan. Ini kan masih pengumpulan data-data,” katanya.

Sumber: BeritaJatim.COm

Agustus 9, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , | 1 Komentar