…ruang pewartaan

…….kompilasi berita terhangat

Gagas Kota Kembar Batu-Tomohon

Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang sukses menggelar Tomohon Flowers Festival (TFF) beberapa waktu lalu, ingin membentuk twin city (kota kembar.Red) dengan Kota Batu. Pasalnya, keduanya memiliki banyak kesamaan yang dapat dipadukan, baik geografis maupun potensi wilayah yang dapat dikembangkan.

Gagasan itu disampaikan Wali Kota Tomohon, Jefferson S M Rumajar SE yang kemarin berkunjung ke Kota Batu untuk melihat dari dekat potensi hortikultura yang dimiliki Kota Apel ini. Tomohon juga memiliki potensi hortikultura yang cukup besar dan akan terus dikembangkan menjadi Kota Bunga di Indonesia Timur.

“Kalau sister city sudah ada, tapi untuk twin city akan kita gagas bersama dengan Kota Batu. Batu-Tomohon kota kembar yang memiliki banyak kesamaan,” kata Jefferson di ruang Bina Praja Balai Kota Batu, kemarin.

Untuk mewujudkannya, akan dilakukan kerjasama dalam berbagai hal. Utamanya di bidang pertanian hortikultura dan pariwisata. Apalagi TFF yang telah digelarnya diakui dunia internasional.

Mantan anggota DPRD Tomohon itu mengakui, dia memiliki sepuluh impian dalam membangun Kota Tomohon. Bahkan, hampir setengah mimpinya itu sudah ada di Kota Batu. Tomohon akan menjadikan Kota Bunga yang akan menjadi sentra produksi hortikultura di Indonesia Timur.

“Saya bermimpi Kota Tomohon seperti Kota Batu, khususnya di bidang pariwisata. Selama ini saya masih belum menentukan arah kemana pembangunan pariwisata. Tapi, setelah datang ke Kota Batu, saya memiliki pandangan akan kemana arah pariwisata di Tomohon,” ujarnya yang sempat berwisata di Jatim Park dan wisata petik apel dan strawbery di Kusuma Agrowisata.

Meski mampu menggelar evet TFF yang spektakuler, rombongan eksekutif dan legislatif Kota Tomohon sempat takjub dengan Kota Batu bak kota hamparan bunga. Mereka mendatangi langsung sentra petani bunga di Sidomulyo. Banyak diantara mereka yang langsung memborong tanaman hias dari Sidomulyo. Bunga mawar yang paling banyak diminati rombongan Tomohon.

“Kami akui, TFF itu momentum yang kami dapat. Tapi pertanian bunga dan tanaman hiasnya masih bagus di Kota Batu. Kami akan mendorong eksekutif untuk menjalin kerjasama dengan Kota Batu,” terang Wakil Ketua DPRD Tomohon, Piet HK Pungus.

Sementara itu Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko membuka pintu seluas-luasnya untuk jalinan kerjasama yang akan dibangun Pemkot Tomohon dan Pemkot Batu. Agar terjalin hubungan yang baik untuk mewujudkan kota kembar yang digagas Tomohon-Batu. “Kami memang memiliki banyak kesamaan. Daerahnya sama-sama berada di ketinggian dengan hawa yang sejuk dan potensi alamnya juga,” jelas Eddy Rumpoko. (aim/jon) (Muhaimin/malangpost)

sumber:malangraya.web.id

September 9, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Daerah | , , , , , , | No Comments Yet

Sulut Bisa Dapat Kucuran APBN 2009 RP 10 Triliun

MANADO, JUMAT – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa saja mendapatkan anggaran sekitar Rp 10 triliun dari total APBN tahun 2009 mendatang, karena banyaknya kegiatan penting di daerah itu, serta daerah paling rawan bencana alam.
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Olly Dondokambey, di Manado, Jumat mengatakan, target APBN tahun 2009 mendatang diperkirakan menembus sekitar Rp1.000 triliun, sementara Sulut bisa mendapatkan satu persen atau 10 triliun untuk semua sektor.

Berbagai kegiatan penting akan dilakukan di Sulut, terutama menyambut pelaksanaan World Ocean Conference (WOC), 11-15 Mei 2009 di Kota Manado, serta hajatan penting lainnya, tentunya membutuhkan anggaran sangat signifikan.

Sejumlah infrastruktur pembangunan terus digenjot untuk menunjang WOC, serta memberikan perhatian serius terhadap penanganan pengentasan kemiskinan, baik di daerah kepulauan dan sebagainya. Bahkan Sulut merupakan daerah rawan bencana yang sangat membutuhkan perhatian serius pemerintah, sehingga perlu dukungan anggaran cukup banyak.

Tahun 2008 Provinsi Sulut juga menerima bantuan hibah rekonstruksi bencana alam sekitar Rp100 miliar lebih, sehingga harus dimanfaatkan dengan tepat sasaran. Hanya saja masalah krusial dialami negara, yakni penyerapan anggaran yang kurang maksimal untuk setiap daerah, sehingga banyak kepentingan rakyat harus tertunda, padahal sangat penting dan krusial ditindaklanjuti. (ANT)

sumber: Kompas.COm

Juli 28, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Daerah | , , , , , | No Comments Yet