…ruang pewartaan

…….kompilasi berita terhangat

Video Mesum Artis KDI 5 (kembali) Terjadi di Tegal

Slawi, CyberNews. Dua orang saksi diperiksa oleh petugas Reskrim Polres Tegal terkait dengan kasus penyebaran video mesum yang melibatkan peserta Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 5 berinisial IRA (20). Mereka yang merupakan artis dangdut lokal itu adalah Sofie (30) dan Dewi (29).

Kapolres Tegal AKBP Drs Agustin Hardiyanto SH MM MH melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Hartono SIK mengatakan, kedua orang saksi tersebut pernah diberitahu dan diminta kekasih korban Nyrt (34) untuk melihat adegan mesumnya bersama IRA. Salah seorang saksi yakni Sofie disebut oleh Nyrt sebagai orang yang diduga menjadi penyebar video mesum tersebut.

Hal itu karena telepon seluler miliknya pernah tertinggal di suatu tempat dan dibawa oleh saksi tersebut. Sehingga ada kemungkinan, wanita yang memiliki rambut lurus itu sebagai penyebar adegan mesum berdurasi 1 menit 22 detik tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, Sofie mengaku tidak pernah menyebarkan video itu. Karena itu, kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mencari tersangka dalam kasus ini,” katanya Kanit I Reskrim Ipda Bayu Marwanto SH. Hingga Kamis (28/8), total telah ada tujuh orang saksi yang diperiksa terkait dengan kasus video mesum tersebut.

Sebelumnya, ia mengemukakan, telah ada lima orang saksi yang telah diperiksa oleh petugas Reskrim Polres Tegal. Mereka adalah korban IRA, kekasih korban Nryt, ayah korban BS dan dua orang kakak perempuan korban yakni VP dan SDR.

Sebelumnya, Nyrt menolak dianggap sebagai penyebar adegan mesumnya bersama korban karena ia merupakan pelaku dalam video mesum tersebut. Ia sendiri mengaku malu apabila adegan tersebut beredar di masyarakat luas.

Seperti diberitakan, Kamis (28/8), IRA melaporkan kekasihnya Nyrt ke petugas bagian SPK Mapolres Tegal atas kasus penyebaran video mesumnya. Laporan itu dilakukan pada hari Senin (18/8) karena korban sudah merasa dilecehkan oleh pelaku penyebar adegan mesumnya itu.

Adegan mesum tersebut dibuat pada tanggal 15 Agustus 2008, tepatnya di rumah Nyrt di Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Sedangkan proses perekamannya menggunakan sebuah alat web cam. Kemudian, adegan mesum tersebut ditransfer ke telepon seluler Sony Ericsson H320i milik Nyrt. Adegan itu menampilkan kedua sejoli
telanjang bulat di ranjang.

sumber: CyberNews

Agustus 29, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Lifestyle | , , , , | & Komentar

Perbuatan Mesum Guru Terhadap Siswi (Kembali) Terjadi di Manado

Siswi Madrasah Digauli Oknum Guru Agamanya di Kamar Hotel
Terjadi berulang kali, Korban diancam dibunuh dan dilarang bergaul dengan lelaki lain.

Manado-Seorang siswi salah satu madrasah yang terletak di Kecamatan Tuminting Manado, sebut saja Mawar, digauli oknum guru agamanya yang berinisial AS. Bahkan, korban yang baru berusia 16 tahun ini mengaku telah berulang kali diperkosa lelaki beristri yang bergelar sarjana agama itu, di sejumlah hotel melati di Manado.

Akibat laporan pemerkosaan itu, lelaki AS diamankan di Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08). Dan Rabu (27/08) kemarin, sekitar pukul 12.00wita, AS dijemput polisi dan digelandang ke Mapoltabes Manado. Hingga tadi malam, sekitar pukul 19.00wita, guru agama itu masih diperiksa di Unit RPK Satuan Reskrim Poltabes Manado.

Wakapoltabes Manado, AKBP Hendra Supriatna, ketika dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, lelaki AS dan korban Mawar sementara dimintai keterangan oleh penyidik. Karena dugaan aksinya itu, kata Wakapoltabes, AS diancam dengan KUHP pasal 289 dan 290 dengan ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun.

Sementara itu, dari informasi yang dirangkum METRO di Mapoltabes Manado, korban pertama kali diperkosa pada tanggal 31 Desember 2007 silam. Korban yang diketahui warga salah satu kelurahan di Kecamatan Malendeng Manado itu, dilaporkan digauli secara paksa di bawah ancaman.

Peristiwa itu terjadi di Hotel Mitra yang terletak di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Manado. Di salah satu kamar, korban-sebagai anak didik yang seharusnya diajar dengan norma-norma kesusilaanmalah-digarap secara tak senonoh. Sumber menyebutkan, aksi itu berjalan mulus setelah tersangka mengelabui korban dengan alasan akan mengajaknya untuk urusan sekolah. Tanpa diduga, korban malah di giring ke Hotel Mitra dan diperkosa di bawah ancaman akan dibunuh.

Perbuatan terlarang itu, rupanya tak redup di situ saja. Di waktu-waktu berikutnya, tersangka terus menyetubuhi korban di sejumlah hotel melati di Kota Manado. Setiap beraksi, tersangka selalu mengancam korban agar tidak membocorkan hal itu kepada orang lain.

Tak hanya itu, korban mengaku dilarang oleh AS untuk bergaul dengan lelaki lain. Jika diketahui korban bergaul dengan lelaki lain, Mawar pun dicekik dan kembali diancam untuk dibunuh.

Peristiwa ini akhirnya terbongkar ketika orang tua korban datan mengunjungi anaknya yang tinggal di asrama madrasah tersebut. Perilaku korban telah berubah. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku telah berulang kali diperkosa oleh guru agamanya. Sontak saja, pengakuan korban ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08) lalu, kasus ini telah selanjutnya ditangani Poltabes Manado.

Suber: Harian Metro Manado (28/08/2008)

..komen dikit: Ada ga ya video mesumnya? Siapa tahu saja si pak guru sempat kepikiran membuat videonya…:-)

Agustus 29, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , , , , | & Komentar

Menhub: Pesawat Sriwijaya “Over Run”

Surabaya (ANTARA News) – Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal mengakui pesawat Sriwijaya Air saat mendarat di Bandara Sultan Thaha, Jambi, sekitar pukul 16.45 WIB, keluar landasan (over run).

“Saya dapat laporan dari Presdir Sriwijaya Air bahwa pesawatnya di Jambi mengalami `over run`,” katanya menjawab pers di atas Kereta Luar Biasa (KLB) Malang-Surabaya, Rabu.

Jusman berada di atas KA itu dalam rangkaian Kunjungan Kerja sekitar empat hari di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengecek persiapan Angkutan Lebaran 2008.

Menurut Jusman, pesawat itu keluar landasan dan masuk ke sawah sehingga menyebabkan roda pendaratan pesawat bagian depan (nose wheel) patah dan dua mesin terlepas.

“Semua penumpang selamat, tetapi satu orang petani di luar pesawat itu dilaporkan kakinya patah, enam penumpang luka ringan dan dinyatakan semua penumpang selamat,” kata Jusman.

Oleh karena itu, lanjutnya, KNKT di bawah pimpinan ketuanya, Tatang Kurniadi bersama dua investigator dan satu pejabat Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU) akan terjun ke lokasi, besok (28/8).

“Penyebab kecelakaan akan disampaikan KNKT setelah proses investigasi selesai,” kata Jusman.

Menhub atas nama pemerintah, kata Jusman, turut prihatin dengan peristiwa tersebut dan telah meminta kepada Sriwijaya Air untuk menyelesaikan segala persoalan dan berkoodinasi dengan KNKT.

“Kejadian tersebut berkategori kecelakaan karena dua mesinnya lepas,” katanya.

Dikatakannya, sebuah peristiwa disebut kecelakaan bila, pertama ada korban meninggal dan kedua, struktur pesawat itu `broken down` (patah, rusak berat dan lepas).

Terkait dengan jenis pesawat yang mengalami musibah itu yakni B737-200, Menteri Jusman menegaskan, sebenarnya sejak lama sudah menganjurkan kepada Sriwijaya Air untuk menggantiya.

“Alasan utamanya bahan bakarya boros,” katanya.

Didesak apakah langkah kongkret pemerintah terhadap populasi pesawat B737-200 mengarah kepada penghentian sementara? Jusman menjawab, “Hal itu bukan tidak mungkin untuk dilakukan”.

“Tentu setelah didapat bukti-bukti bahwa pesawat jenis itu, secara sistemik ditemukan fakta dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Untuk itu, kita tunggu hasil investigasi KNKT,” katanya.

Setelah didapat hasil investigasi, tambahnya, bisa saja populasi pesawat itu dilarang untuk dioperasikan (digrounded), bisa sementara atau permanen.

Sebelumnya, juru bicara KNKT, J.A. Barata menjawab pers di sela Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal di Malang, Rabu.

Menurut Barata, info sementara yang diterima KNKT adalah, pesawat tersebut bernomor register PK-CJG dan mengalami kecelakaan di Bandara Sultan Thaha, Jambi, pada pukul 16.25 WIB.

“Semua penumpang dan kru dari pesawat yang bertolak dari Jakarta itu, selamat,” kata Barata.

Namun, kerusakan pesawat cukup parah yakni mesin sebelah kanan lepas, roda pendarat depan (nose landing gear) patah, radom juga lepas dan pesawat keluar landasan.

“Saat ini KNKT masih melakukan verifikasi informasi secara detil,” kata Barata.

sumber: Antara

Agustus 28, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Tragedi | , , , , , | No Comments Yet